Post Page Advertisement [Top]



[INOVASI SAINTIS | MENGENANG 14 TAHUN PASCA TSUNAMI ACEH ]


.
Salam Perjuangan !
Hidup Mahasiswa !
Hidup Rakyat Indonesia !
.
"I know this in no way alleviates the enormous amounts of pain and loss experienced by those who have suffered from the tsunami, but I hope it can make a difference." – Sandra Bullock.

Halo Saintis Muda ! Have a nice day😊

Masih teringat jelas tangisan pilu pada saat gempa dan tsunami Aceh 2004 silam. Bencana yang terjadi pada 26 Desember 2004 ini menjadi salah satu bencana paling dahsyat yang pernah terjadi di Indonesia. Keluarga menjadi tercerai berai akibat kematian dan juga tak diketahui lokasinya. Kecemasan dan ketakutan mengiringi kala bencana besar itu terjadi.

Mengenang 14 tahun pasca tsunami Aceh, berikut akan diulas dalam "5 fakta Tsunami Aceh"

1. Tsunami Aceh Setara Ledakan 5 Megatin Dinamit

Sebelum terjadinya tsunami pada minggu pagi setelah perayaan Hari Raya Natal tersebut, Aceh diguncang gempa dengan kekuatan besar.

Pada pukul 07.58 WIB, dua lempeng besar yang berada dibawah kulit bumi saling berhimpitan satu sama lain, yakni lempeng Burma dan lempeng Hindia. Sehingga menimbulkan gempa yang cukup dahsyat yakni 9,2 SR. Tsunami Society menyimpulkan bahwa total energi gelombang tsunami yang menyapu daratan Aceh 2004 ini setara dengan lima megatin TNT (dinamit).

Diketahui 5 megatin merupakan jumlah setara dengan dua kali lipat lebih besar dari pada semua energi bahan peledak yang digunakan selama perang dunia ke II.

2. Tsunami Setinggi 30 Meter

Setelah adanya gempa yang maha dahsyat dan meluluh lantahkan bangunan gelombang besar, tsunami turut menambah bencana di Aceh. Menurut saksi mata yang urut mengalami bencana ini menceritakan bahwa, gelombang tsunami yang menyapu daratan Aceh ini setinggi pohon kelapa. Gelombang tsunami atau gelombang air bah ini diperkirakan mencapai tinggi puncak 30 meter atau 98 kaki.

3. 230.000 Orang Lebih Tewas

Tsunami yang menyapu 14 negara termasuk Indonesia ini menewaskan lebih dari 230.000 orang. Indonesia menjadi satu dari lima negara di Asia Tenggara yang mengalami kerusakan dan korban jiwa paling besar. Diikuti Sri Langka, India, Thailand. Di Indonesia sendiri, sekitar 165.708 ribu orang meninggal, mayoritas penduduk provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

4. Gempa Ketiga Terdahsyat di Dunia

Dengan kekuatan 9,2 SR menyebabkan tsunami serta korban jiwa hingga ratusan ribu. Gempa yang berpusat di Simeulue dan Pulau Sumatra ini menjadi gempa terdahsyat ketiga di dunia. Kedalaman gempa itu sendiri berada pada jarak 30 km di bawah permukaan laut. Beberapa catatan menghimpun bahwa gelombang tsunami ini mencapai Struisbaai di Afrika Selatan. Yakni 8500 km dari pusat episentrum gempa di Simeulue. Enam belas jam setelah terjadinya gempa, Afrika Selatan juga terkena gelombang tsunami setinggi 1,5 meter.

Tubrukan antara dua lempeng ini menyebabkan patahan di kulit bumi sepanjang 1600 km. Bahkan bergeser 15 meter sehingga membuat perubahan di dasar laut hingga memindahkan air laut yang cukup banyak ke rongga tersebut. Bahkan gelombang air laut yang kembali ke bibir pantai ini cukup kuat dan cepat, sehingga terjadilah tsunami yang amat dahsyat.

5. Durasi Gempa Terlama Sepanjang Sejarah

Selain besarnya gempa yang mencapai, 9,2 SR, durasi gempa sebelum terjadinya tsunami ini juga menjadikannya gempa terlama sepanjang sejarah. Saat itu, bumi bergetar hebat selama kurang lebih 8 hingga 10 menit. Setelah gempa terjadi, air laut mulai surut dari garis pantai dan terjadilah gelombang besar tsunami.

Beberapa peneliti mengemukakan bahwa gelombang yang menyapu Aceh kala itu setinggi 24 hingga 30 meter. Gelombang dahsyat tsunami yang menyapu daratan ini hanya butuh waktu 15 menit hingga 7 jam saja.

15 menit merupakan waktu untuk bencana tsunami yang menyapu dan menghancurkan pesisir pulau Sumatera. Sementara 90 menit hingga 2 jam kemudian, tsunami menerjang beberapa negara seperti Thailand, Sri Langka dan India bagian Barat.
.
Mengenang kisahnya bukan untuk mengembalikan kesedihan, tetapi sebagai intropeksi diri bahwa Kekuasaan-Nya dan Kehendak-Nya tidak akan pernah terkalahkan.
.
.
.
#BEMFMIPAUNRI #Inovasi Saintis #Mengenang14TahunPascaTsunamiAceh
Gubernur Mahasiswa : Syafrul Ardi
Wakil Gubernur Mahasiswa : Hafidz Wandrifo Indrikh
•••••••••••••••••••••••••••••••••
DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMASI

BEM FMIPA UNRI 2018
Berpadu, Bergerak, Berinovasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]